Cara Kerja Radiator

Lorongku.com – Cara Kerja Radiator

 

Radiator adalah salah satu komponen yang sangat krusial pada kendaraan bermotor. Terdapat bagian-bagian yang masing-masing berfungsi sendiri-sendiri. Berikut cara kerja radiator vario 110 yang perlu diketahui, antara lain:

Cairan pada radiator akan dipompa. Pada step ini, cairan yang ada pada radiator akan dipompakan ke dalam silinder blok untuk kemudian naik ke bagian kepala silinder agar bisa menyerap panas pada mesin

Mengeluarkan suhu panas yang berasal dari mesin. Setelah menyerap panas, kemudian suhu panas pada mesin motor akan dikeluarkan melalui selang. Suhu panas tersebut dikeluarkan menuju termostat yang berperan sebagai pengatur aliran dan melewati thermo sensor untuk membaca panasnya

Masuk ke komponen melalui bagian atas. Apabila suhu panas sudah terbaca maka kemudian akan masuk ke radiator melalui bagian atas yang mengalir ke pipa kapiler kecil hingga ke bagian bawah

Terjadinya proses konveksi. Akan terjadi proses konveksi di mana panas mesin yang mengalir atau pindah ke cairan tersebut merambat pada dinding pipa kecil radiator baru setelah itu merambat ke seluruh bagian

Setelah dingin cairan akan dikembalikan. Cairan yang menyebar ke seluruh bagian komponen apabila suhu sudah turun maka akan dikembalikan ke bagian mesin

Suhu di bawah 90 derajat tidak akan bersirkulasi. Untuk suhu yang berada di bawah suhu tersebut tidak akan bersirkulasi ke bagian radiator motor. Harus menunggu hingga naik terlebih dahulu, barulah radiator coolant yang panas akan naik dan melewati pendinginan di radiator

Proses pendinginan dibantu kipas tambahan. Pendinginan akan dibantu oleh kipas tambahan. Extra fan akan bekerja untuk menyedot udara panas pada radiator, sehingga proses pendinginan suhu bisa berlangsung dengan baik. Kipas tambahan ini akan bekerja pada kondisi tertentu seperti ketika terjebak macet atau ketika tidak adanya hembusan angin ke bagian sirip komponen.

 

Fungsi Radiator dan Cara Merawatnya

 

Setelah mengetahui cara kerja radiator vario 110, mungkin sebagian besar belum terlalu familiar dengan fungsi dan bagaimana cara merawat radiator yang baik. 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, radiator berfungsi untuk mendinginkan suhu panas ketika mesin sedang bekerja. Panas tersebut kemudian akan diserap oleh komponen ini sehingga menjaga suhu mesin tetap stabil.

Untuk perawatannya sendiri sebenarnya juga tidak terlalu sulit. Pengguna sepeda motor hanya perlu melakukan perawatan secara teratur yaitu dengan mengecek air radiatornya. 

 

Selain itu juga harus rutin mencuci radiator terutama pada sela-sela bagian yang sering terlihat kotor. Pastikan untuk membersihkan radiator dengan bersih pada seluruh bagiannya.

Selain cek volume air radiator, pengguna juga harus cek tabung cadangan radiatornya. Jangan lupa juga untuk mengganti air radiator dengan air khusus untuk radiator agar tidak merusak mesin. 

Apabila menggunakan air biasa, karena memiliki kadar maka kemungkinan akan merusak komponen radiator.