JHT – JAMINAN HARI TUA – CARA MENCAIRKAN BPJS KETENAGA KERJAAN JHT

Lorongku.com – Cara mencairkan saldo jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan secara online serta offline. Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan berasal asal akumulasi iuran rutin yg dibayarkan setiap bulan oleh perusahaan dan karyawan yang sebagai peserta. Dikutip dari Kontan, pencairan tadi tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan angka dua Tahun 2022 ihwal norma dan Persyaratan Pembayaran Manfaat jaminan Hari Tua. Peraturan tersebut ditandatangani sang Menaker Ida Fauziah yg berlaku mulai 4 Mei 2022.

 

Terdapat beberapa syarat agar saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan sang peserta. syarat tadi diantaranya waktu peserta telah mencapai usia purna tugas, cacat total permanen, dan mengundurkan diri atau terkena pemberhentian hubungan kerja (PHK). Selain itu, bagi peserta yang hendak melakukan pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan jua wajib melampirkan beberapa persyaratan administrasi. Lantas, apa saja persyaratan dokumen administrasi serta bagaimana cara melakukan pencairan BPJS Ketenagakerjaan?

Persyaratan mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Dikutip berasal halaman BPJS Ketenagakerjaan, sebelum melakukan pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, peserta wajib  menyiapkan dokumen klaim JHT. Dokumen klaim JHT ialah persyaratan administrasi yang wajib  dilampirkan di waktu mengajukan klaim manfaat jaminan.

Dokumen-dokumen tersebut berupa fotokopi dengan menunjukkan berkas asli, ini dia ketentuannya:

 

1. Mengundurkan diri/PHK

Peserta yg berstatus tidak aktif bekerja dimana pun dapat mengajukan manfaat klaim dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:

  • Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  • E-KTP
  • Buku tabungan
  • Kartu Keluarga (KK)
  • referensi berhenti bekerja (Surat keterangan berhenti bekerja), surat pengalaman kerja, surat perjanjian kerja, atau surat penetapan pengadilan korelasi Industrial (PHI)
  • NPWP (Bila terdapat)

PHK didefinisikan sebagai berhenti kerja melaui penetapan pengaduan korelasi industrial, karena pemutusan kerja Bipartit atau kontak kerja, serta bekerja karena permasalahan aturan atau tindak pidana.

 

  1. Usia purna tugas (Pensiun)

Peserta yg telah masuk usia pensiun baik yang masih dalam status aktif bekerja juga tidak bekerja bisa mengajukan manfaat agunan dengan melampirkan dokumen di bawah ini:

  • Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  • E-KTP
  • buku tabungan
  • KK
  • referensi pensiun
  • NPWP (Jika terdapat)
  1. cacat total permanen

Peserta yg telah memenuhi ketentuan dapat mengajukan klaim manfaat pada tempat kerja layanan resmi BPJAMSOSTEK menggunakan melampirkan berkas menjadi berikut:

  • Kartu Peserta BPJAMSOSTEK
  • E-KTP
  • buku tabungan
  • Kartu keluarga
  • surat keterangan cacat dari dokter yg merawat atau dokter penasehat
  • surat keterangan berhenti bekerja

 

  1. masyarakat Negara Indonesia (WNI) yang meninggalkan wilayah NKRI untuk selamanya

Peserta yg merupakan WNI meninggalkan Indonesia dapat mengajukan manfaat agunan jika sudah terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK, dengan melampirkan dokumen menjadi berikut:

  • Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  • Paspor yang masih berlaku
  • Kartu izin Tinggal Sementara (KITAS)
  • buku tabungan
  • Surat pernyataan bermaterai menggunakan berita tidak akan balik lagi di Indonesia dan  beralih kewarganegaraan
  • Surat pengurusan pindah kewarganegaraan atau bukti pindah kewarganegaraan

 

  1. masyarakat Negara Asing (WNA) yang meninggalkan daerah NKRI buat selamanya

Peserta yang adalah WNA yang bekerja pada Indonesia bisa mengajukan manfaat agunan bila telah terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK, menggunakan melampirkan dokumen menjadi berikut:

  • Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  • Paspor yg masih berlaku
  • Kartu izin Tinggal sementara (KITAS)
  • buku tabungan
  • Surat pernyataan tidak bekerja lagi di Indonesia referensi berhenti bekerja atau surat kontrak kerja.

 

  1. Klaim sebagian 10 %

Peserta yg sudah sebagai peserta minimal 10 tahun bisa mengajukan klaim manfaat sebagian saldo JHT sebanyak 10 persen, menggunakan melampirkan dokumen sebagai berikut:

  • Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  • E-KTP
  • KK
  • buku tabungan
  • surat keterangan masih aktif bekerja berasal perusahaan atau referensi berhenti bekerja NPWP (Bila terdapat)

 

  1. Klaim sebagian 30 persen buat perumahan

Peserta yang sudah sebagai peserta minimal 10 tahun bisa mengajukan klaim manfaat sebagian saldo JHT sebanyak 30 persen buat uang muka perumahan, menggunakan melampirkan dokumen berikut:

  • Kartu peserta BPJAMSOSTEK
  • E-KTP
  • KK
  • Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan atau surat keterangan berhenti bekerja
  • Dokumen perbankan (tergantung asal peruntukannya serta diperoleh berasal Bank yg sudah berhubungan)
  • buku tabungan Bank kerjasama pembayaran JHT 30 % untuk kepemilikan tempat tinggal.

SERING DICARI : BANTUAN CAIR JUNI, CEK DISINI

Cara mencairkan JHT BPJS ketenagakerjaan secara online

Peserta bisa mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secala online dengan mengakses halaman lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id. namun, perlu diketahui di layanan online ini hanya dapat diakses buat peserta yang mencapai usia purna tugas, mengundurkan diri dan karena terkena PHK. berikut ini ialah cara mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secara online: Kunjungi portal layanan lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id. Mengisi data awal yaitu angka Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap dan nomor kepesertaan. Sistem akan pembuktian data otomatis terkait kelayakan klaim. sesudah verifikasi, peserta akan diarahkan buat melengkapi data sinkron instruksi yg tampil pada portal. Mengunggah dokumen persyaratan. Peserta yang berhasil menuntaskan proses akan menerima notifikasi yang berisi info Jadwal serta tempat kerja Cabang. Peserta akan dihubungi melalui video call buat proses wawancara sesuai jadwal di notifikasi (siapkan berkas orisinil). Proses terselesaikan serta manfaat akan dicairkan melalui rekening yg dilampirkan.

 

SERING DICARI : LINK DOWNLOAD APK WA MOD

Cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan lewat kantor cabang

Selain secara online, peserta pula mampu melakukan pencarian saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan menggunakan mendatangi langsung kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan. untuk pada tempat kerja cabang tersebut melayani seluruh bentuk kriteria pencairan, berikut ini ialah tata caranya: Melakukan scan QR code yang tersedia pada kantor Cabang. Mengisi data awal yaitu NIK, nama lengkap serta nomor kepesertaan. Sistem akan verifikasi data otomatis terkait kelayakan klaim. selesainya verifikasi, peserta akan diarahkan buat melengkapi data sinkron instruksi yang tampil pada portal. Mengunggah dokumen persyaratan. Peserta menerangkan notifikasi kepada petugas kantor Cabang buat mendapatkan nomor antrian. Proses lanjutan akan dilakukan di kantor Cabang tersebut hingga dengan proses wawancara terselesaikan.

Nah penjelasan diatas adalah cara mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 2022, semoga bermanfaat.