PENCAIRAN PKH, DAN CARA DAFTAR PKH

Lorongku.com –  Pemerintah Indonesia telah memastikan akan ada sejumlah bantuan sosial akan diberikan kepada masyarakat. Salah satu ialah bansos Program Keluarga Harapan atau PKH. Bantuan PKH Tahap ke II. Bantuan sosial PKH atau bantuan PKH diberikan kepada keluarga yang terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS serta sesuai dengan kategori penerima PKH menurut Kementerian Sosial.

Pencairan bantuan sosial PKH Tahap ke 2 akan dijadwalkan berlangsung hingga bulan Juni 2022. Penyalurannya lewat bank Himbara, yakni Bank Nasional Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, dan BTN. Lalu untuk bantuan sosial PKH tahun 2022, Kementerian Sosial telah mengalokasikan anggaran dana sebesar Rp 28,7 triliun.

 

Sementara itu bagi masyarakat yang belum juga mendapatkan bantuan sosial (bansos) dapat mengajukan ataupun mengusulkan diri, berikut ini adalah cara daftar bansos PKH secara online tahun 2022:

  1. Langsung download Aplikasi “Cek Bansos Bantuan PKH”
  2. Lalu klik login dan klik menu pada tampilan ‘Daftar Usulan’.
  3. Kemudian pemilik akun tinggal menambahkan usulan untuk mendaftarkan diri sendiri ataupun keluarga atau juga siapapun(dengan ketentuan saling paham), klik ‘Tambah Usulan’.
  4. Data yang berhasil diusulkan akan muncul dalam tampilan nama, NIK dan status kesesuaian Dukcapil sesuai dengan wilayah pengusul pada Kartu Keluarga.
  5. Apabila ingin mengajukan keluarganya sendiri maka status sama dengan 1 KK.

Data yang diisi untuk menu usulan, seluruh data harus/wajib diisi sesuai dengan data kependudukan (KTP). Jika NIK yang telah diinput sesuai/cocok dengan data di Dukcapil, akan muncul menu tampilan ‘Pilih Bansos’. Lalu Pendaftar tinggal menunggu saja kelanjutan dari penyaluran bansos.

 

Adapun Kriteria Keluarga Penerima Manfaat Bansos atau PMB PKH adalah sebagai berikut

  1. Komponen Kesehatan:

  • Bagi Kategori ibu hamil maksimal 2 kali kehamilan
  • Bagi Kategori Anak usia dini, usia 0 sampai dengan 6 tahun, maksimal adalah 2 anak.

 

       2. Komponen Pendidikan:

  • Kategori SD ataupun MI sederajat, anak dengan usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar selama 12 tahun
  • Kategori SMP ataupun MTS sederajat, anak dengan usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar selama 12 tahun
  • Kategori SMA ataupun MA sederajat, anak dengan usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar selama 12 tahun.

 

       3. Komponen Kesejahteraan Sosial:

  • Kategori lanjut dengan usia 70 tahun ke atas maksimal 1 orang yang berada di dalam keluarga
  • Kategori penyandang disabilitas yang berat maksimal 1 orang dan berada dalam keluarga penyandang disabilitas fisik ataupun penyandang disabilitas mental.

Demikian adalah penjelasan mengenai PKH yang akan dicairkan hingga bulan juni besok, semoga bermanfaat.